Tantangan Demokrasi di Indonesia: Pemilu dan Pilkada

Penulis

  • Abdul Rahman Direktur Lembaga Kajian Perang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55108/jkp.v6i2.614

Kata Kunci:

Election, Regional Election, Law

Abstrak

Indonesia faces a complex political challenge. Regulations are established and enforced, but violations still occur in the general election and regional elections. Presidential and vice-presidential candidates, as well as regional head candidates at provincial, district, and municipal levels, strive to secure their seats. It is only natural that regulations, as a legal basis, be adhered to in order to uphold democracy. The General Elections Commission (KPU) and the Elections Supervisory Agency (BAWASLU) have established the correct rules of the game. These rules should serve as guidelines for healthy political competition. Dynastic politics and money politics, as problems that frequently arise in political practice, must be eliminated. Upholding democracy in political competition is a challenge in itself because many sharp obstacles still hinder the progress of democracy in Indonesia. It is best for policies to have a positive impact on society. It is beneficial to include public involvement in decision-making so that it is accepted by all parties. This pattern facilitates the work of the KPU and BAWASLU in the general election and regional elections.

Biografi Penulis

  • Abdul Rahman, Direktur Lembaga Kajian Perang, Indonesia

    Direktur Lembaga Kajian Perang, Indonesia

Referensi

Afan Gaffar, Politik Indonesia, Transisi Menuju Demokrasi (Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2000) hal. 5.

Hamid Chalid, Reformasi Birokrasi, (Jakarta, Masyarakat Transparan Indonesia, 2010). hal. 1.

Toni Andrianus Pito dkk, Mengenal Teori-Teori Politik : Dari Sistem Politik Sampai Korupsi (Bandung: Nuansa Cendekia, 2022) hal. 94.

Meneruut Undang-Undang Dasar 1945 di bagian pertimbangan

Prof Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2024) hal.157.

Fritz Edward Siregar, Peradilan Pemilu (Jakarta, Themis Publishing, 2019) hal. 1.

Feni Rita Fiantika , Konsep Dasar Kualitatif, dalam Feni Rita Fiantika dkk, Metode Penelitian Kualitatif (Padang, Global Eksekutif Teknologi, 2022) hal.1.

Abdul Fattah Nasution, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung, Harfa, 2023) hal.1.

Sutama Metode Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, PTK, R&D. (Surakarta: Fairuz Media, 2016). Hal. 198.

Burhan Bungin, Analisa Data Penelitian Kualitatif, (Jakarta; Raja Grafindo Persada, 2003) hal. 3.

https://www.theindonesianinstitute.com/dilema-pemilu-dan-pilkada-serentak/

https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-7792974/jejak-nilai-tukar-rupiah-ke-dolar-bisakah-serendah-di-zaman-habibie.

https://id.wikipedia.org/wiki/B._J._Habibie

Idem.

https://www.bareksa.com/berita/berita-ekonomi-terkini/2015-02-10/rupiahmalahambrol-ke-rp13000usd-setelah-jokowi-jadi-presiden-

Abdul Rahman (ed) Verifikasi Managemen Aset Logistik KPU/D, (Jakarta : Seknas FITRA, ) hal. 2.

https://kontras.org/publikasi/lembarfakta/kecurangan-pemilihan-umum-2024 dikutip pada tanggal 19-Januari 2026

https://www.mkri.id/berita/-21933 dikutip tanggal 19 Januari 2026.

https://papua.inews.id/berita/konflik-pilkada-di-puncak-jaya-papua-tengah-12-orang-tewas-658-luka-luka-kena-panah dikutip tanggal 18 Januari 2026

https://ugm.ac.id/id/berita/24-daerah-coblos-ulang-dosen-ugm-cermin-buruknya-tata-kelola-pilkada/dikutip tanggal 21 Januari 2026

Abdul Rahman (ed) Politik AnggaranKPU/D, (Jakarta: Seknas Fitra , 2008) hal. III.

https://papuapegunungan.kpu.go.id/blog/read/1086_politik-dinasti-di-indonesia-antara-regenerasi-dan-tantangan-demokrasi. dikutip tanggal 18Januarin2026

Andrinof A Chaniago, Seminar Pilkada (Strategi dan Taktik Pemenangan) Kegunaan Survey Dalam Pilkada, Jakarta 25 Maret 2010.

Idem.

Burhanuddin Muhtadi, Strategi Pemetaan Pemilih, Jakarta 25 Maret 2005.

Abdul Rahman, Bukan Sekedar Politisi, dalam Hendri Sayuti dan Zulkarnain, Islam, Melayu dan Jabatan: Sketsa Pemikiran Wan Abu Bakar (Pekanbaru, Alaf Riau 2004) hal. 153.

Riswandi dkk, “KLAN POLITIK: STUDI TENTANG RIVALITAS CALEG KELUARGA PADJALANGI DAN HALID PADA PEMILU SERENTAK 2019,” Jurnal Politik PROFETIK, Volume 7 No 2 Tahun 2019 hal. 292.

Budhy Prianto, “PARTAI POLITIK, FENOMENA DINASTI POLITIK DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH, DAN DESENTRALISASI”, Jurnal Publisia, Volume 1 Nomor 2 Oktober 2016 Hal. 109.

Teuku Kemaal Pasya, Pilkada Serentak : Sebuah Pre Test Demokrasi dalam Aditya dkk (ed) Serial Evaluasi Pilkada Serentak di Indonesia ( Jakarta, Bawaslu 2020) hal. 3.

Zaldy Rusnaedy dan Titin Purwaningsih, “Keluarga Politik Yasin Limpo Pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Gowa Tahun 2015”Jurnal Politik”, Volume 3 2018, hal. 3.

https://dkpp.go.id/problematika-pemilu-dan-pilkada-2024-menurut-dkpp.dikutip tanggal 21 Januari 2026

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 104/PUU-XXIII/2025.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-25

Cara Mengutip

Rahman, Abdul. 2025. “Tantangan Demokrasi Di Indonesia: Pemilu Dan Pilkada ”. Jurnal Keadilan Pemilu 6 (2): 99-111. https://doi.org/10.55108/jkp.v6i2.614.

Artikel Serupa

61-70 dari 71

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.