POPULISME DAN PEMILIHAN PRESIDEN INDONESIA: SEBUAH REFLEKSI TINGKAT PERSEPSI MASYARAKAT DAN PARTISIPASI PEMILU 2019 DI KOTA BATAM

Penulis

  • Dhani Akbar Universitas Maritim Ali Haji
  • Yudithia Yudithia Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau

DOI:

https://doi.org/10.55108/jbk.v2i1.237

Kata Kunci:

Populisme, pemilu, batam, partisipasi, suara

Abstrak

Populisme adalah alam pikir yang berkembang di masyarakat, hidup dan berkembang di saat ada ketidakadilan dan ketimpangan dan karakter gerakan populisme adalah selalu melahirkan antithesis. Semua aspek tersebut berasal dari pemikiran pimpinan dan petinggi yang mampu menghadirkan populisme di tengah-tengah masyarakat. Lantas bagaimana dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat di wilayah Batam, Provinsi Kepulauan Riau? Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang berlokasi di 12 kecamatan terpilih di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah survei dengan metode deskriftif. Dalam hasilnya Presiden Joko Widodo, secara parsial, kalah suara dari Prabowo di wilayah Sumatera. Namun, aspek populisme sendiri menunjukkan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 di Kota Batam yang cukup tinggi, yaitu mencapai 72,24
persen. Angka ini naik signifikan dibanding pemilihan-pemilihan sebelumnya di mana tercatat 470.180 pemilih menggunakan hak pilihnya. Hasil juga menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kota Batam masih tinggi,  terlebih dalam aspek kesejahteraan masyarakat di mana incumbent mendapat perolehan pasangan 01 adalah 286.833 suara 

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2020-06-30

Cara Mengutip

POPULISME DAN PEMILIHAN PRESIDEN INDONESIA: SEBUAH REFLEKSI TINGKAT PERSEPSI MASYARAKAT DAN PARTISIPASI PEMILU 2019 DI KOTA BATAM. (2020). Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, 2(1), 148-160. https://doi.org/10.55108/jbk.v2i1.237

Artikel Serupa

31-40 dari 77

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.